Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 24 Februari 2015

Aku Bagaikan Pohon Kates

Aku bagaikan Pohon
Aku tidak bisa memilih dimana dan oleh siapa aku ingin di lahirkan, seperti pohon yang tak bisa memilih di mana dan oleh siapa ia di tanam.

Aku akan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada walaupun lingkungan tersebut bukan lingkungan yang baik, seperti pohon yang akan berusaha hidup walaupun di sekitarnya bukan tanah yang subur dan tak layak untuk di tanami sebuah pohon.


Terkadang aku di salahkan karena pertumbuhanku yang tidak seperti sewajarnya orang lain, yang pandai, dan bijak.  Bagaikan pohon yang di tumbangkan karena pertumbuhannya yang tak wajar seperti pohon yang lain

Ingin pandai dan  bijak seperti yang lain, tapi terhalang oleh keadaan yang tidak memungkinkan untuk belajar berkembang!! Bagaikan pohon yang ingin tumbuh besar namun terhalang oleh tanah yang tandus.


Ingin meminta bantuan kepada negara, terhalang oleh para pejabat-pejabat yang hanya mementingkan egonya. Bagaikan pohon yang ingin berbicara dengan tuannya untuk di berikan tempat dan pupuk yang layak.

Ingin memberi kan  sesuatu pun susah karena mungkin ia takut akan akabat jika menerima sesuatu dari ku. Seperti buah pohon kates yang di ragukan akan kesehatan jika mengkonsumsi buah tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar